CyberLearn // Learn. Explore. Secure.0
Kembali ke Pusat Belajar
Modul 7/36L1 · PemulaBelum mulai 15 menit

DNS dan DHCP

Pahami bagaimana nama domain diterjemahkan menjadi alamat IP oleh DNS dan bagaimana DHCP memberikan konfigurasi jaringan otomatis.

Tujuan Pembelajaran

  • Menjelaskan alur resolusi nama DNS
  • Mengenal jenis record DNS yang umum
  • Memahami proses DHCP (DORA) dan manfaatnya
  • Mengenali risiko keamanan DNS dan DHCP serta mitigasinya secara konseptual

01Peran DNS

DNS (Domain Name System) berfungsi seperti buku telepon internet: ia menerjemahkan nama seperti example.com menjadi alamat IP yang dipahami mesin. Tanpa DNS, kita harus menghafal alamat IP setiap situs.

DNS bersifat hierarkis, terdiri dari root, domain tingkat atas seperti .com atau .id, lalu domain yang dikelola pemilik masing-masing.

02Alur resolusi dan jenis record

Saat Anda membuka sebuah situs, perangkat bertanya ke resolver rekursif, misalnya milik ISP. Jika belum ada di cache, resolver menelusuri root, TLD, lalu nameserver otoritatif sampai mendapat jawaban, kemudian menyimpannya sementara sesuai nilai TTL.

  • A dan AAAA: memetakan nama ke alamat IPv4 dan IPv6
  • CNAME: alias ke nama lain
  • MX: server surat untuk domain
  • TXT: teks bebas, sering untuk SPF dan verifikasi domain
  • NS: nameserver otoritatif

03DHCP dan proses DORA

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) memberi perangkat alamat IP, subnet mask, gateway, dan server DNS secara otomatis sehingga tidak perlu diatur manual satu per satu.

Prosesnya empat langkah yang disebut DORA: Discover (klien mencari server), Offer (server menawarkan alamat), Request (klien meminta alamat tersebut), dan Acknowledge (server mengonfirmasi). Alamat diberikan dengan masa sewa (lease) tertentu.

04Aspek keamanan

DNS pada awalnya tidak terenkripsi dan tidak terautentikasi sehingga rentan terhadap pemalsuan jawaban. Mitigasinya antara lain DNSSEC untuk memvalidasi keaslian data, serta DNS over HTTPS atau TLS untuk menjaga kerahasiaan kueri.

DHCP juga bergantung pada kepercayaan: klien menerima tawaran dari server mana pun yang pertama menjawab. Jaringan kantor dapat memakai fitur seperti DHCP snooping pada switch agar hanya server DHCP resmi yang dipercaya.

Contoh Praktis (Aman)

Membaca hasil kueri DNS

Berikut contoh keluaran ringkas dari alat kueri DNS untuk domain contoh. Perintah ini hanya membaca data publik dan aman dijalankan.

$ nslookup example.com
Server:   192.168.1.1
Address:  192.168.1.1#53

Non-authoritative answer:
Name:     example.com
Address:  93.184.216.34

Catatan: "Non-authoritative" berarti jawaban berasal dari cache resolver.

Rangkuman

  • DNS menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP dan memakai cache dengan TTL
  • Record A, AAAA, CNAME, MX, TXT, dan NS punya fungsi berbeda
  • DHCP memberi konfigurasi jaringan otomatis lewat proses DORA
  • DNSSEC, DoH/DoT, dan DHCP snooping membantu mengurangi risiko

Mini Quiz

Pilih satu jawaban untuk setiap soal, lalu tekan "Periksa Jawaban".

Soal 1/3

Record DNS yang memetakan nama ke alamat IPv4 adalah...

Soal 2/3

Urutan proses DHCP yang benar adalah...

Soal 3/3

Teknologi mana yang membantu memvalidasi keaslian data DNS?

0/3 terjawab